{
  "fields": [{"id":"_id","type":"int"},{"id":"Desa Berdikari/","type":"text"},{"id":"GBHIP & RENSTRA","type":"text"},{"id":"Program & kebijakan / stakeholder","type":"text"},{"id":"Warga negara-masyarakat","type":"text"},{"id":"Proyeksi tipologi","type":"text"}],
  "records": [
    [1,"Dimensi ","","","Komunitas",""],
    [2,"","","","",""],
    [3,"","","","",""],
    [4,"","","","",""],
    [5,"","§  keteladanan dari tokoh pemerintahan dan masyarakat;","Kemendagri: ","(1) peran masyarakat desa dalam konservasi, restorasi, dan pemanfaatan secara berkelanjutan atas ekosistem; ",""],
    [6,"(1.) berdikari dimensi sosial: ","§  respon terhadap menguatnya gejala polarisasi dan fragmentasi sosial baik berbasisidentitas keagamaan, kesukuan, golongan, dan kelas sosial;","(1) pelayanan publik yang merata dan berkesetaraan; (bobot: 30) ","(2) ekosistem desa sebagai “rumah bersama” bagi warga desa dan antar-desa; ",""],
    [7,"berbagi dalam kehidupan sosial dan budaya, pengakuan (rekognisi) sebagai warga bangsa","§  lemahnya budaya kewargaan;","","(3) desa mempromosikan program desa untuk menguatkan partisipasi warga ",""],
    [8,"","§  Indonesia sebagai masyarakat plural mengembangkan wawasan dan praktik pembelajaran multikulturalisme;","Kemendes (bobot: 25) ","",""],
    [9,"","§  kebijakan dan kepemimpinan yang mendorong ke arah inklusi sosial;","(2) tata pemerintahan desa yang demokratis ","",""],
    [10,"","§  meluasnya kesenjangan atau disparitas sosial antar pelaku ekonomi,  antardaerah,  antarbidang,  antarsektor,  dan antarwilayah; ","(3) sekolah lapang; ","",""],
    [11,"","","(4) Pengembangan pusat pembelajaran masyarakat; ","",""],
    [12,"","","(5) kapasitas digital dalam membangun kebersamaan ","",""],
    [13,"","","","",""],
    [14,"","","LHK (bobot 25) ","",""],
    [15,"","","(6) kebijakan keberlanjutan atas ekosistem lingkungan dan hutan; ","",""],
    [16,"","","(7) kebijakan inklusi dan partisipasi warga desa dalam kawasan-kawasan khusus ","",""],
    [17,"","","","",""],
    [18,"","","Komnas HAM ","",""],
    [19,"","","(8) kebijakan perlindungan hak-hak masyarakat desa dan/atau lokal ","",""],
    [20,"","","","",""],
    [21,"","","KKP (bobot 10) ","",""],
    [22,"","","(8) kebijakan kelautan komprehensif, termasuk dalam unit desa ","",""],
    [23,"","","","",""],
    [24,"","","","",""],
    [25,"","","","",""],
    [26,"(2) berdikari dimensi ekonomi: ","§  kebijakan  pembangunan  berkeseimbangan antara berorientasi  pada peningkatan  pertumbuhan  ekonomi  dengan peningkatan pemerataan;","Kemendagri: ","(1) peran masyarakat desa dalam kegiatan dan program desa, termasuk yang bersifat keunggulan atau keunikan; ",""],
    [27,"berdaulat dalam kehidupan sosial-ekonomi, berprestasi dalam kesejahteraan dan pendidikan  ","§  kebijakan yang semakin mengurangi secara bijaksana terhadap sentralisasi pembangunan ekonomi pada wilayah tertentu;","(1) pelayanan publik yang memfasilitasi kesetaraan, termasuk pendidikan dan antar-kawasan, dan yang  memfasilitasi kesempatan yang semakin terbuka dan setara atas kegiatan ekonomi","(2) kawasan desa sebagai kawasan kedaulatan pangan oleh warga desa; ",""],
    [28,"","§  upaya sistematis mengurangi kesenjangan atau disparitas sosial antar pelaku ekonomi, antardaerah,  antarbidang,  antarsektor,  dan antarwilayah;","","(3) warga desa aktif dalam membangun kesejahteraan dan pendidikan sebagai dasar emansipasi ekonomi ",""],
    [29,"","§  kebijakan ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor ekstraktif yang sebenarnya sektor ini kurang mengembangkan nilai tambah (terkait TFP/total factor productivity);","","",""],
    [30,"","§  pengurangan signifikan tingkat korupsi dan ekonomi rente yang mengakibatkan ekonomi berbiaya tinggi yang berimbas pada kesenjangan sosial;","Kemendes (bobot: 25) ","",""],
    [31,"","§  kerangka regulasi yang mendorong kemandirian ekonomi dan yang lebih mengutamakan kepentingan nasional;","(2) tata kelola pembangunan desa yang berkeadilan sosial; ","",""],
    [32,"","§  kebijakan afirmasi yang mendorong inklusi ekonomi.","(3) penguatan pencapaian SDGs desa;  ","",""],
    [33,"","","(4) keragaman produksi masyarakat ","",""],
    [34,"","","(5) akses pusat perdagangan dan pasar; ","",""],
    [35,"","","(6) akses logistik; ","",""],
    [36,"","","(7) akses perbankan dan kredit; ","",""],
    [37,"","","(8) keterbukaan wilayah","",""],
    [38,"","","","",""],
    [39,"","","LHK (bobot 25) ","",""],
    [40,"","","(9) kebijakakeberlanjutan atas ekosistem lingkungan dan hutan berikut sisi keamanan dan keberlanjutan finansial; ","",""],
    [41,"","","","",""],
    [42,"","","Komnas HAM ","",""],
    [43,"","","(8) pemanfaatan dan ekonomi berbasis sumber daya alam yang memperhatikan generasi mendatang (keadilan antar-generasi) ","",""],
    [44,"","","","",""],
    [45,"","","KKP (bobot 10) ","",""],
    [46,"","","(8) kebijakan kelautan komprehensif, termasuk dalam unit desa, termasuk mengenai penguatan kebijakan berkelanjutan dalam tiap-tiap rantai nilai  ","",""],
    [47,"","","","",""],
    [48,"","","","",""],
    [49,"","","","",""],
    [50,"(3) berdikari dalam dimensi budaya: ","§  desa sebagai habitus dari perilaku kebajikan dan saling membangun di ruang publik; ","Kemendagri: ","(1) peran masyarakat desa dalam kegiatan dan program desa yang membangun kearifan lokal warisan sekaligus proyeksi kebersamaan warga desa’; ",""],
    [51,"kearifan lokal yang memuliakan martabat manusia, membangun pengetahuan (knowledge management) yang memampukan warga desa membangun diri mereka sendiri secara berkelanjutan.","§  apresiasi dan insentif terhadap prestasi dan praktik baik;","(1) pelayanan publik yang memfasilitasi keunikan kehidupan budaya; ","(2) kawasan desa sebagai kawasan pengetahuan tradisional, termasuk dalam hal keunikan warga desa terkait; ",""],
    [52,"","§   pengarusutamaan keteladanan Pancasila di ruang publik terutama di desa;","(bobot: 30) ","",""],
    [53,"","§  keteladanan dari tokoh pemerintahan dan masyarakat;","","",""],
    [54,"","§  nilai atau ideologi yang mengakui dan membangun kebersamaan atas keagamaan kesukuan, golongan, dan kelas sosial;","Kemendes (bobot: 25) ","",""],
    [55,"","§  budaya kewargaan dalam kehidupan desa;","(2) literasi desa; ","",""],
    [56,"","§  wawasan dan praktik pembelajaran multikulturalisme ","(3) kapasitas digital dalam mendukung penguatan pengetahuan tradisional; ","",""],
    [57,"","","(4) desa adat sebagai wujud pengakuan sekaligus proses menuju emansipasi desa; ","",""],
    [58,"","","","",""],
    [59,"","","LHK (bobot 25) ","",""],
    [60,"","","(5) pengakuan satua adat dan komunla atas alas ekosistem ","",""],
    [61,"","","","",""],
    [62,"","","Komnas HAM ","",""],
    [63,"","","(8) pemanfaatan dan ekonomi berbasis sumber daya alam yang memperhatikan generasi mendatang (keadilan antar-generasi) ","",""],
    [64,"","","","",""],
    [65,"","","KKP (bobot 10) ","",""],
    [66,"","","(8) kebijakan kelautan komprehensif, termasuk dalam unit desa, termasuk mengenai satuan lokalitas, tradisional, setempat, dan nomadik ","",""],
    [67,"","","","",""],
    [68,"","","","",""]
]}
